Renungan Pagi Sabat: 13 Februari 2016 “Pandanglah
Pada Yesus”
Kedatangan Kerajaan
“Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat
datang melayani Yesus…. Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: ‘Bertobatlah,
sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!”’ (Matius 4:11-17).
“Iblis meninggalkan dia.” Tetapi, jangan
berharap terlalu banyak. Setan tidak pernah menyerah. Lukas
memberitahu kita bahwa “ia mundur dari pada-Nya dan menunggu waktu yang baik”
(Luk. 4:13).
Iblis sudah kalah dalam ronde ini melawan
Yesus sangat manusia. Tetapi sang waktu berada di pihaknya. Dia akan kembali
apabila Yesus tersungkur dan lebih rentan. Setan bekerja dengan cara yang sama
terhadap kita. Apabila kelihatannya seakan-akan semua beres dan kita akhirnya
merasa aman, kita tersandung padanya “bersembunyi di balik semak” menunggu
“waktu yang baik dan tepat.” Dan kesempatan itu akan tiba di mana kita
setidaknya mampu melawan. Kalau begitu betapa pentingnya kita tetap berhubungan
dengan Allah di dalam perjalanan sehari-hari kita.
Hal kedua harus diperhatikan pada ayat hari
ini adalah bahwa “Malaikat-malaikat datang melayani Yesus.” Sesungguhnya,
mereka tidak pernah meninggalkan-Nya, tetapi sekarang pelayanan mereka menjadi
lebih nyata.
Di sinilah kebenaran krusial yang perlu kita
ingat dalam kehidupan sehari-hari kita. Tak peduli betapa buruknya
keadaan, tak peduli betapa terpuruknya kita sampai ke dasar, Allah tidak pernah
meninggalkan kita. Apakah kita menyadarinya atau tidak, para malaikat-Nya
selalu berada di sisi kita menguatkan dan menyemangati kita menghadapi
tantangan kehidupan.
Dengan Matius 4:17 kita tiba pada awal
pelayanan resmi Yesus. Dia telah melampaui ujian yang krusial dan sekarang siap
untuk berkhotbah tentang kerajaan Allah sesuai dengan persyaratan Bapa dan
bukan seperti yang dikehendaki Setan.
Pekabaran awal-Nya: “Bertobatlah, sebab kerajaanSorga
sudah dekat!” serupa dengan pekabaran Yohanes Pembaptis (Mat. 3:2). Seperti
Yohanes, Dia mendorong orang-orang agar berpaling dari dosa-dosa mereka dan
berpaling kepada Allah.
Ketika Yesus berkata bahwa kerajaan sudah
dekat, kita bertanya-tanya seberapa dekat. Bagaimanapun, Dia mengucapkan
kata-kata itu 2.000 tahun lalu, dan kerajaan-kerajaan di bumi masih berkibar.
Tetapi Yesus mengetahui apa yang Dia
bicarakan. Ada suatu kesadaran bahwa kedatangan Raja Yesus di bumi mengatar
masuk kerajaan, dan suatu kesadaran lain di mana terjadinya semua itu masih
masa depan. Kepenuhan kerajaan akan terjadi hanya pada Kedatangan Kedua
Kristus. Inagurasi kerajaan itu terjadi pada Kedatangan Pertama, tetapi tidak
ada secara utuh sampai Kedatangan Kedua.
Maka bahkan di zaman kita, saya memasuki
kerajaan tepat ketika saya menerima Keutuhan Yesus di dalam kehidupan saya. Dia
sudah menjadi Raja saya. Puji Allah! Saya sudah menjadi anak Raja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar